Follow by Email

Sunday, April 29, 2012

fraktur hepar

Definisi:
Sebenarnya istilah fraktur hepar itu di ambil dari kamus kedokteran. Fraktur berarti patah, Hepar yaitu hati. Jadi Fraktur Hepar yaitu patah hati kalau dlm bahasa inggris broken heart, cuman dalam diagnosa penyakit Fraktur hepar tidak ada, gimana cara ngepen atau ngegipsnya kalau hatinya patah sulit kan? ini adalah istilah buat aku aja yang emang termasuk anak kesehatan, biar gaya dikit gitu.

Etiologi/penyebab: Ditolak cinta

Patofiolosiologi/proses perjalanan: Ditolak cinta akan mempengaruhi keadaan kejiwaan akhirnya sel-sel dalam tubuh bereaksi untuk menstimulasi ke susunan saraf pusat (SSP) si otak merespon keadaan jiwa yang tegoncang maka terjadilah feed back (umpan balik) ke hati yaitu benturan antara perasaan dan penolakan terjadilah fraktur hepar terus akan terjadi gangguan psikologis kejiwaan.


Manifestasi/gejala penderita:

1. merasa putus asa

2. merasa kecewa

3. badan terasa lemas karena pemikiran yang lagi down

4. Nause (tidak nafsu makan)

5. terasa pusing

6. Jantung terasa bardebar-debar terus

7. Isolasi diri (menyendiri)

8. Kalau tahap yang lebih kronik/parah bisa mencoba untuk bunuh diri

Penatalaksanaan/pengobatan:
Sebenarnya fraktur hepar itu bagi sang lelaki itu biasa, karena ditolak sini nyoba lagi yang sana. Tapi kan merasakan sakit hati juga, wajar ini adalah normal, tapi jangan sampe terjadi gejala seperti diatas apalagi sampe niat bunuh diri. Pengobatan fraktur hepar sebenarnya sulit-sulit mudah karena tergantung seseorang yang mengalaminya, ada yang mengobati sakit hatinya dengan mencari yang lain, ada yang pergi kesuatu tempat untuk menenangkan hati, dah ikuti aja kata nyanyian “dunia belum berkahir walau kau tolak cintaku masih banyak temn-temanku yang mau dengan ku”. Nah bagi para blogger yang sedang menderita fraktur hepar obati secepatnya jangan ditunggu kronik.

PERHATIAN!!!: Pengobatan fraktur hepar jangan coba-coba pergi ke diskotik atau coba-coba menggunakan narkoba karena itu akan menyebabkan komplikasi yang lebih parah.

No comments:

Post a Comment